LAPORAN KEWIRAUSAHAAN
BENGKEL LAS IRZON
Dosen Pembimbing:
Dr.Agus Purwoko, S.Hut.,M.Si.
Disusun Oleh :
Abdul Azis Telaumbanua
(191201089)
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
T.A 2019 /
2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan laporan
yang berjudul “BENGKEL
LAS/KONSTRUKSI”.
Dengan terselesaikannya karya tulis ini, kami dapat menyadari akan
dukungan dan dorongan dari berbagai pihak yang menginginkan karya tulis ini
dapat selesai dengan baik dan tepat waktu. Oleh karena itu, kami tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada
pihak-pihak yang telah membantu kami terutama pemilik usaha yang bernama Bapak Irzon yang
telah beri kesempatan kepada kami untuk menyelesaikan laporan kewirausahaan
kami.
Dalam penulisan laporan ini, kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk
menghindari kesalahan. Namun, apabila masih ada kesalahan dan kekurangan, kami
mohon maaf.
Akhirnya, kami harap laporan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kami
khususnya dan pembaca pada umumnya.
Medan, Juni 2020
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
belakang
Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan dijadikan dasar,sumber daya
untukmencari peluang menuju sukses. Secara seederhana arti wirausaha adalah
orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan
artinya bermentak mandiri dan berani memulai usaha,tanpa diliputi rasa takut
dan cemas dalam kondisi tidak pasti. Berbicara masalah kewirausahaan,seringkah
orang menjadi berhasil. Ada factor lain yang tidak kalah penting pentingnya
disbanding factor modal,yaitu ide gagasan tersebut dikembangkan,maka akan
mendorong sesorang untuk berusaha mencari jalan keluar untukmerealisasikan jiwa
dan ide entrepreneur untuk berusaha mencari jalan keluar untuk merealisasikan
jiwa dan ide entrepreneur dalam mata kuliah kewirausahaan diadakan praktikum.
Dengan
mata kuliah ini, mahasiswa belajar cara menjadi wirausaha yang baik dan mengetahui
hal-hal yang harus dimiliki jika ingin menjadi wirausaha yang sukses. Mahasiswa
juga diajarkan cara mengelola peluang serta mengembangkan produk agar kegiatan
usaha yang dilakukan dapat berjalan dengan baik.
Kerja
praktek pada Usaha Kecil Menengah ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi
mahasiswa mengamati dan menerapkan secara langsung teori kewirausahaan yang
telah diberikan saat kuliah. Dengan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu
menerapkan materi tersebut dengan baik dan benar.
1.2 Tujuan dan Manfaat
1.2.1 Tujuan
Adapun tujuan
dilaksanakannya kegiatan magang ini ialah:
1. Mengetahui
kegiatan yang dilakukan oleh wirausaha dalam skala kecil menengah
2. Mengaplikasikan
teori tentang kewirausahaan yang telah didapatkan di bangku kuliah untuk
diterapkan
3. Menumbuhkan
sifat aktif dan kreatif dalam melakukan kegiatan pekerjaan terutama dalam
kegiatan Usaha Kecil Menengah
1.2.2 Manfaaat
Adapun
manfaat yang ingin dicapai dalam pelaksanaan magang ini yaitu:
1. Meningkatkan
pengetahuan mahasiswa dalam hal kewirausahaan
2. Menjadikan
mahasiswa termotivasi untuk menciptakan usaha baru
3. Membentuk
kepribadian mahasiswa yang aktif, kreatif dan giat bekerja.
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Latar
Belakang Wirausaha
Bengkel las adalah suatu usaha yang menyediakan jasa pengelasan
berbagai jenis logam. Sedangkan pengertian pengelasan adalah suatu teknik
penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam
pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan
menghasilkan sambungan yang kontinyu. Pengelasan juga biasa disebut
dengan welding.
Menurut Deutch Industrie Normen (DIN), las
didefinisikan sebagai ikatan metalurgi pada sambungan logam paduan yang
dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair.
Keterampilan sangatlah dibutuhkan bagi para pekerja bengkel las
agar menghasilkan karya-karya yang bagus dan rapi. Pengelasan juga harus
didampingi oleh ahlinya, karena kita tidak bisa sembarangan dalam melakukannya.
Dibutuhkan seorang quality control untuk melakukan inspeksi
pada pengelasan, agar dapat memastikan bahwa logam yang telah di las
benar-benar kokoh dan kuat.
Bengkel
las dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1.
Bengkel
las listrik
Pada bengkel las jenis ini, sumber yang
digunakan yaitu listrik. Listrik yang dihasilkan bisa didapat langsung dari PLN
maupun diesel generator. Penggunaan diesel generator sudah
mulai ditinggalkan karena berat dan bentuknya yang besar
sehingga membuatnya susah dibawa kemana-mana. Pada umumnya las listrik
digunakan untuk mengelas pada besi batangan maupun plat yang agak
tebal. Berikut beberapa karya dari pada bengkel las listrik:
√ Kanopi
2. Bengkel las karbit
Pada bengkel las jenis ini, sumber yang digunakan adalah gas. Pada
umumnya las karbit digunakan untuk melumerkan maupun membengkokkan besi, karena
jenis las ini selalu mengeluarkan api bertekanan. Las karbit juga biasa
digunakan untuk mengelas bodi mobil yang mempunya plat tipis.
Adapun usaha yang kami observasi adalah usaha dibidang
konstruksi yaitu bengkel las yang terletak dikawasan Medan Maimun. Usaha
Dan kami ingin tahu seperti apa yang dilakukan wirausaha tersebut
sebelum beliau menjadi sukses sampai sekarang.
Usaha bapak Irzon ini berdiri sejak tahun 2002.
Sebelum mendirikan usaha ini bapak Irzon telah bekerja dengan orang lain selama
8 tahun lamanya. Selama bekerja, Pak Irzon menyisihkan sebagian gajinya untuk
membeli beberapa peralatan untuk bengkel las,seperti Gerinda tangan,gerinda
duduk,dan bor duduk. Seiring berjalannya waktu,Pak Irzon dapat membuka kios
sendiri yang lumayan besar.yang berlokasi di jalan Mahkamah No. 48 C dan di
jalan Medan Deli Tua No.40 K 8,5 Kedai Durian. Dari keterangan beliau, alasan Pak
Irzon memilih membuka usaha ini karena menurut bapak Irzon “Peluang menjadi
pengusaha di Indonesia masih sangat terbuka ,karena persentase jumlah pengusaha
di Indonesia masih dibawah 1%,berbeda dengan Negara lain seperti Singapura yang
persentase jumlah pengusahanya mencapai 5%. Adapun alasan lain Bapak Irzon
memilih membuka usaha ini karena basic Pak Irzon di bidang konstruksi.
2.
Modal dan Keuntungan
Dalam
menjalankan kegiatan wirausaha, modal merupakan suatu hal yang esensial.
Terutama saat pertama kali pembentukan saat menjalankan usaha tersebut. Belum
adanya bukti keberhasilan serta penghasilan yang bisa dikembangkan, membuat Pak Irzon menggunakan modal
sendiri beserta dibantu dengan keluarganya untuk memulai usahanya.
Modal awal Pak Irzon dalam menjalankan usahanya
,pertama-tama Pak Irzon menyisihkan gajinya ketika masih bekerja dengan orang
lain setiap minggunya. Dari uang tersebut beliau membeli peralatan untuk
membuka bengkel las seperti,gerinda tangan,gerinda duduk,bor duduk dan
lain-lain. Selain dari uang tersebut, modal Pak Irzon ditambah dari uang dari
arisan keluarga sebesar Rp. 2.000.000,00 yang digunakan untuk sewa ruko. Meskipun
tidak diketahui secara pasti nominal uang yang digunakan sebagai modal Pak
Irzon, Beliau menyatakan bahwa pada saat usaha ini mulai ia tangani,modal yang
ia gunakan untuk membuka bengkel las tersebut berjumlah Rp. 7.000.000,00.
Adapun keuntungan yang di dapat Pak Irzon setiap tahun
nya berkisar sekitar 20-30% per tahun nya. Adapun laba kotor yang didapat pak
Irzon setiap bulannya sekitar 30-50 juta. Sedangkan laba bersih yang didapatkan
Pak Irzon sekitar 10-20 juta per bulannya,yang mana keuntungan per tahunnya
sekitar 100-120 juta.
Adapun upah untuk pekerja yang diberikan bapak Irzon
tergantung dari seberapa banyak pesanan yang ada dan tergantung dari upah
lembur nya juga. Upah pekerja diberikan Pak Irzon pada hari selasa,karena
menurut beliau ,kalau gajinya diberikan pada hari sabtu ,uang tersebut akan
langsung habis untuk malam minggu dan juga para pekerja akan merasa malas untuk
datang bekerja pada hari senin karena mereka berpikir uang mereka masih ada.
Adapun upah yang diberikan Pak Irzon sekitar 1,2 juta per minggunya untuk 2
orang.
Berikut adalah gambaran keuntungan terkecil yang dihasilkan Pak Irzon
setiap bulannya.
|
Penjualan |
Rp.
1.250.000 x 24 hari |
Rp.
30.000.000,00 |
|
Upah pekerja |
Rp. 100.000,00 x 24 hari |
Rp. 4.800.00,00 |
|
Sewa listrik
dan tempat |
(Dihitung
perbulannya) |
Rp. 5.000.000,00 |
|
Biaya pemasaran |
(Dihitung perbulannya) |
Rp. 3.000.000,00 |
|
Jumlah
Laba |
(dihitung
perbulannya) |
Rp.
17.000.000,00 |
3.
Pemasaran
Produk
Dalam proses
pemasaran produk usaha pak Irzon, Pak Irzon mendapat bantuan dari beberapa
pihak. Beberapa hal yang dilakukan Pak Irzon antara lain adalah dengan
meminta bantuan kepada usaha plastic langganan Pak Irzon, memberikan kartu nama
kepada saudara saat ada arisan keluarga, meminta bantuan kepada teman – teman
Pak Irzon, menyebarkan kartu nama ke terminal – terminal bus agar memudahkan
promosi ke luar kota, dan hal yang paling penting yang dilakukan pak Irzon
adalah promosi melalui media social.
Pak Irzon
sudah memasarkan produknya sampai ke luar daerah, seperti Aceh, Bukittinggi,
Lampung, Jambi, Rantauprapat, dan Pekanbaru. Usaha Pak Irzon mengalami
peningkatan pemasaran yang drastis pada saat terjadi peristiwa tsunami Aceh
tahun 2004, dimana saat itu organisasi – organisasi sosial menyalurkan bantuan
berupa tenda dan kebanyakan penyalur bantuan social tersebut memesan kepada pak
Irzon.
4.
Kiat -
kiat Berusaha dari Pak Irzon
Dalam
menjalani dunia usaha,Pak Irzon menyapaikan bahwa kita harus bisa mengembangkan
bakat dan kemampuan yang kita punya dan berani mengambil resiko serta
memperluas relasi kita. Pak Irzon menganggap bahwa segala yang diperolehnya
dari hasi lusahanya sekarang merupakan dampak dari kekurangannya selama
menjalani masa muda.
Pak Irzon
menceritakan kepada kami bahwa dulu kala, beliau tidak memiliki skill atau
kemampuan yang dapat ditonjolkan selain daripada menjahit kain atap tenda café.
Kemampuannya itulah yang terus Ia kembangkan dengan bekerja pada usaha
pembuatan tenda cafe milik orang lain. Hasil dari upah bekerja tersebut Ia
tabung guna membeli alat-alat pengelasan dan penjahitan tenda cafe.
Sistem yang
dipakai oleh Pak Irzon adalah dengan merekrut orang lain sebagai karyawan di
usaha nya, mempekerjakannya sampai orang tersebut bisa membuka usaha seperti
Pak Irzon tersebut atau dengan kata lain, Pak Izon secara tidak langsung
membukakan jalan kepada orang lain untuk membuka lapangan pekerjaan dan
menambah jumlah pengusaha di Indonesia yang Beliau anggap masih dibawah standar
yang dibutuhkan Indonesia.
Beliau juga
menyampaikan kepada kami bahwa angka pengusaha yang ada di Indonesia masih
sangat sedikit yaitu sekitar 0,5% dari jumlah penduduk cukup jauh jika
dibandingkan dengan Negara-negara tetangga sepeti Singapura dan Brunei
Darussalam yang maju yang memiliki angka pengusaha diatas 5%. Hal itulah yang
membuat Pak Irzon sangat antusias dalam mengembangkan dunia usaha.
5.
Proses
Pembuatan Produk
Dalam pembuatan produknya, hal pertama yang dilakukan
Pak Irzon adalah memesan bahan dan melengkapi semua perlengkapan.
Perlengkapan – perlengkapan yang harus disiapkan
anatar lain : rangka besi, terpal, rombe kiri kanan, rombe depan belakang, rombe
penutup kaki kaki tenda, dan plapon.
Proses
pembuatan tenda ( salah satu produk usaha Pak Irzon ), yaitu :
1.
Rangka besi dibengkokkan sesuai bentuk yang diinginkan
2.
Rangka disusun, dan sebagian di bor dan dihubungkan
dengan baut
3.
Penempelan rangka besi yang satu dan yang lainnya
dengan cara di las
4.
Kain yang menjadi atap dijahit dengan menggunakan
mesin jahit maupun menggunakan jahitan manual.
5.
Setelah rangka besi sudah terbentuk dan dapat berdiri,
kain yang menjadi atap sudah dapat dipasangkan.
BAB III
PENUTUP
·
Kesimpulan
Berdasarkan kegiatan magang yang telah
dilakukan penulis pada UKM Konstruksi
Bengkel Las, penulis dapat menarik beberapa
kesimpulan, yaitu:
1. Dalam
kegiatan usaha skala kecil yang hanya memiliki pegawai yang berjumlah sedikit,
kegiatan manajemen biasanya masih dilakukan secara tradisional sehingga
penanganan semua fungsi manajemen dilakukan secara langsung oleh pemilik usaha
tersebut.
2. Dalam
ekonomi modern yang ketat akan persaingan, niat dan usaha yang sungguh-sungguh
perlu didukung dengan kiat-kiat khusus yang menjadi keunggulan suatu usaha
dibanding usaha lainnya.
3. Inisiatif
dalam melakukan kegiatan wirausaha dapat timbul atas beberapa faktor, salah
satunya ialah kebiasaan pada lingkungan dan kemampuan yang mendukung.
4. Faktor-faktor
produksi yang diperlukan dalam mendirikan suatu usaha skala kecil bisa diadakan
sendiri oleh pendirinya. Selanjutnya saat usaha tersebut telah berkembang, akan
ada peluang-peluang baru yang mendukung pengadaan faktor-faktor tersebut.
·
Saran
Adapun saran penulis terhadap
penyelenggaraan usaha Konstruksi
Bengkel Las,
1.
Pemilik sebaiknya mulai
melakukan kegiatan administrasi secara teratur. Tujuannya agar kegiatan seperti
pengawasan dapat dilakukan dengan baik, dan segala kegiatan perhitungan dapat
dilakukan secara akurat.
2.
Pemilik sebaiknya
membuka cabang usaha dengan di tempat lain yang lebih strategis dan tetap
semangat dalam menjalankan usaha tersebut
LAMPIRAN
Biodata
Usaha
Nama usaha : Bengkel
las Irzon
Tanggal
Berdiri : 20
Maret 2002
Pendiri
: Irzon Sikumbang
Alamat : Jln. Medan
Deli Tua No.40 K. 8,5 Kedai Durian
Sangat bagus bang
BalasHapusMantap Wak Azis
BalasHapusDi tunggu ya postingan barunya
Bagus dan sangat bermanfaat
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusMantap gan
BalasHapusKeren, inspiratif salam astrea
BalasHapusSangat menginspirasi, semangat.
BalasHapusMantap pak zis👍
BalasHapusMantap Zis, sangat bermanfaat
BalasHapusKiat kiat usahanya sangat bermanfaat. Sangat memotivasi bagi pemula usaha
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMantep gan, , lanjutkan👍
BalasHapusMantaapp pak aziss semangat terus
BalasHapusMantap bang, makanan yang tadi enak bang
BalasHapusNice sekali
BalasHapusMantav bang, Sangat menginspirasi.
BalasHapusMantap bang zis. Sangat bermanfaat
BalasHapusMantap Azis👍
BalasHapusSangat memotivasi
BalasHapusSangatbermanfaar
BalasHapusMantap sangat bermanfaat dan menginspirasi
BalasHapusSangat inspiratif, terimakasih atas infonya.
BalasHapusGood job 👍
Semangat berkarya uwakku
BalasHapusWihhh gilaaaa, mantap kali lah pokoknya
BalasHapusmantap x bang, sangat menginspirasi kaum muda mudi seperti saya untuk mencoba ngelas.
BalasHapusSangat bermanfaat untuk pengusaha muda 👍
BalasHapusmantap bg bermanfaat sekali
BalasHapus